|
Bukan (Hanya) Untuk Rektor |
|
|
|
|
Ditulis oleh Maya Irawati
|
|
Sabtu, 30 Juli 2005 |
|
Budaya MTV menunjukkan dominasinya dewasa ini. Tren adalah dewa. Masyarakat memakan begitu saja sesajen yang disodorkan kapitalisme lewat televisi. Kalau perlu, belanja di Singapura pun jadi, tak peduli kantong bolong karenanya. Gengsi, itu yang penting.
Birokrat sudah lebih dulu latah ikut-ikutan tren. Proyek-proyek mercusuar dibuat. Lebih baik bikin jalur busway daripada membangun sistem penanggulangan banjir. Padahal, banjir jelas menyapa dengan bengisnya setiap tahun.
Sudah jadi tradisi rupanya, membangun rumah dari bagian atap yang langsung tampak dari jauh, bukan dari pondasi yang tidak terlihat dari permukaan tanah. Akibatnya, rumah tidak juga segera jadi, duit terlanjur menipis, malah habis.
Itulah Indonesia. Orde Baru tumbang karena lagaknya saja kuat, padahal rapuh. Bukannya belajar dari masa lalu, Orde Reformasi pun punya kecenderungan yang sama. Pendidikan dan kesehatan sebagai hal mendasar adalah prioritas entah nomor berapa. Pantas saja kita tidak semaju Jepang. Jelas saja kita tidak sehebat India.
Dengan alasan tidak punya uang, beban pendidikan ditimpakan pada masyarakat, pada rakyat. Empat perguruan tinggi negeri menjadi BHMN. Bukan perusahaan, katanya. Tetap saja, negara melepas tanggung jawabnya terhadap pendidikan anak bangsa. Dan, BHMN malah menjadi tren. Ia diperebutkan oleh perguruan-perguruan tinggi negeri lainnya. Menunjukkan eksistensi? Rasanya bukan.
Yang bisa kita lakukan di ITB saat ini adalah memulai transformasi. Transformasi cara pandang dan transformasi cara berpikir. ITB baru saja mendapatkan pemimpin baru. Inilah kesempatan untuk mengubah yang tak sempat diubah. Saatnya melepaskan diri dari tren mengikuti tren. Tak perlu berjanji, cukup katakan dan lakukan.
Cukuplah proyek-proyek mercusuarnya. Banyak hal lain yang lebih penting untuk segera dibenahi. Ini institusi pendidikan!
(Pernah dimuat di Tabloid Boulevard edisi 51) Hanya pengguna yang terdaftar yang boleh menulis komentar. Silahkan login atau daftar. |
|
Terakhir diperbaharui ( Jumat, 23 Desember 2005 )
|